4 Rekomendasi Metode Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19

Halo, Sobat SMP! Sesuai dengan imbauan pemerintah, sudah banyak satuan pendidikan mulai yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Namun, PTM terbatas juga tetap dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh, terutama bagi satuan pendidikan yang masih berada dalam wilayah berisiko tinggi.

Selain itu, bagi orang tua peserta didik yang belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM terbatas juga tentunya mengikuti pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, diperlukan sebuah referensi metode pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan rekomendasi metode pembelajaran jarak jauh melalui Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran PAUD Dikdasmen di Masa Pandemi Covid-19. Seperti apa detail metodenya? Mari kita bahas lebih lanjut ya!

  • Pembelajaran mandiri

Ketika pembelajaran jarak jauh, peserta didik dapat melakukan self paced atau pembelajaran mandiri. Guru bisa membagikan video-video pembelajaran, bahan bacaan, ataupun sumber belajar lain yang dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta didik. Namun, pembelajaran mandiri tentu perlu mendapatkan pendampingan dan juga pengawasan dari guru. 

  • Tugas kontekstual

Tugas kontekstual dapat mengasah kemampuan peserta didik dengan menghadapkan secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan. Pemberian tugas yang terkait dengan persoalan, potensi dan narasumber yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal peserta didik. 

Sebagai contoh, guru bisa memberikan tugas kontekstual kepada peserta didik untuk melakukan pengamatan terhadap fenomena vaksinasi remaja. Hal yang harus diingat adalah penekanan terhadap protokol kesehatan ketika melakukan pengamatan.

  • Tugas kolaborasi
Baca Juga  PPDB 2021: Jalur Afirmasi untuk Calon Peserta Didik Tidak Mampu dan Difabel

Tugas kolaborasi adalah sebuah metode untuk mengasah keterampilan kerja sama antarpeserta didik. Guru akan memberikan tugas kepada sekelompok peserta didik untuk mengerjakan proyek atau tugas yang membutuhkan sebuah kolaborasi dalam penyelesaiannya.

Salah satu contoh dalam penerapan tugas kolaborasi adalah penugasan kelompok kepada peserta didik untuk membuat sebuah proyek video kreatif. Nantinya video kreatif dari berbagai kelompok peserta didik dapat diunggah di platform media sosial.

  • Refleksi personal

Selain ketiga metode sebelumnya, metode pembelajaran jarak jauh yang bisa dilakukan adalah refleksi personal. Tentunya penting bagi guru untuk mengetahui umpan balik dari peserta didiknya. Mengenali, menandai, dan menilai upaya dan capaian belajar yang telah dicapai untuk menentukan langkah perbaikan/ pengembangan selanjutnya. 

Refleksi dilakukan secara personal dengan pemberian pertanyaan reflektif yang diberikan guru kepada peserta didik. Hal ini bermanfaat guna mengevaluasi pembelajaran yang telah diberikan oleh guru bagi peserta didik.

Keempat metode tersebut bisa diaplikasikan oleh tenaga pendidik untuk menjadi referensi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Untuk informasi selengkapnya Sobat SMP dapat langsung membaca panduan di tautan berikut. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

 

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Referensi: https://spab.kemdikbud.go.id/buku-panduan-penyelenggaraan-pembelajaran-pauddikdasmen-di-masa-pandemi-covid-19/

Scroll to Top