Tip Pengembangan Numerasi pada Mapel Non Matematika

Untuk menjadi numerat, seseorang harus bisa menggunakan matematika dalam berbagai situasi. Mengembangkan kemampuan numerasi peserta didik tidak hanya dalam pembelajaran matematika, tetapi juga dalam semua mata pelajaran yang mereka pelajari di sekolah. Setiap bidang pembelajaran memiliki tuntutan numerasi yang melekat pada hakikat disiplin ilmu tersebut. 

Penguatan numerasi lintas mata pelajaran pada esensinya adalah melihat mata pelajaran lain sebagai kesempatan untuk menerapkan keterampilan dan pengetahuan matematika yang telah dipelajari peserta didik melalui kegiatan yang bermakna. Guru mata pelajaran selain matematika berusaha mencari peluang untuk memunculkan pengalaman matematika dari berbagai aktivitas peserta didik. 

Namun sayangnya, sebagian pendidik belum mengetahui langkah-langkah pengembangan aktivitas penguatan numerasi di pembelajaran Non Matematika. Langkah apa yang harus ditempuh? Yuk, simak penjelasan di bawah ini. 

1. Memilih Kompetensi Dasar 

Tidak semua Kompetensi Dasar (KD) dalam sebuah mata pelajaran dapat dilakukan penguatan numerasi. Oleh karena itu, langkah pertama adalah memilih KD yang memiliki keterkaitan dengan aspek numerasi dalam area fokus matematika seperti tercantum pada Tabel 2.2. Guru dapat menggunakan tabel ini sebagai acuan untuk memutuskan apakah KD tertentu bisa dikembangkan untuk ditanamkan unsur numerasinya.

2. Menentukan Tuntutan Numerasi Untuk KD

Langkah berikutnya adalah menentukan tuntutan numerasi berdasarkan aspek numerasi yang sudah diidentifikasi di langkah pertama. Misalnya dari contoh KD IPS di atas, pengaruh interaksi antarruang dan pengaruhnya terhadap ekonomi dapat memperkuat numerasi yang berkaitan dengan analisis data dan representasi grafik dengan menampilkan data mengenai kegiatan ekspor-impor bahan tertentu.

3. Menentukan Aktivitas Numerasi yang Dapat Disematkan

Baca Juga  Beragam Masjid di Indonesia dengan Gaya Arsitektur Unik

Setelah sudah ditentukan tuntutan numerasinya, maka selanjutnya guru merancang kegiatan numerasi yang dapat disematkan/ ditanamkan ke dalam rancangan aktivitas pembelajaran yang sudah ada atau rancangan aktivitas pembelajaran baru.

4. Menetapkan Alat dan Istilah Matematika yang Digunakan

Untuk melengkapi aktivitas penguatan numerasi, guru juga perlu memikirkan apakah ada alat matematika tertentu yang dibutuhkan, misalnya menggunakan spreadsheet untuk mengolah dan membandingkan data yang disajikan, serta istilah atau terminologi matematika yang digunakan. Adakalanya istilah yang sama digunakan dalam disiplin ilmu yang berbeda memiliki makna yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu memastikan tidak terjadi kebingungan karena perbedaan makna.

Itulah langkah-langkah pengembangan aktivitas penguatan numerasi di pembelajaran Non Matematika yang dapat diterapkan oleh guru mata pelajaran di satuan pendidikan. Untuk informasi lebih lengkap terkait pengembangan literasi dan numerasi, Sobat SMP dapat mengunduh modul literasi dan numerasi pada tautan berikut. Semoga langkah-langkah di atas dapat diterapkan di lingkungan sekolah Sobat SMP juga, ya.

 

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Scroll to Top