Ragam Hias pada Bahan Kayu

Halo Sobat SMP! Pemanfaatan kayu sebagai benda seni memiliki sejarah panjang. Kayu diolah dengan berbagai teknik untuk menghasilkan karya-karya seni dan ragam hias yang indah. Ragam hias pada kayu sering kali mencakup unsur flora, fauna, geometris dan figuratif yang menggambarkan keberagaman elemen dekoratif. Beberapa teknik yang umum digunakan dalam menciptakan ragam hias pada bahan kayu meliputi memahat, mengukir, membatik dan menggambar atau melukis. Mengukir merupakan proses mengurangi permukaan kayu perlahan-lahan dengan alat ukir untuk membentuk relief. Teknik menggambar/melukis dibuat setelah benda atau barang seni terbentuk, kemudian ditambahkan motif dengan alat lukis diatasnya. Saat ini juga sudah berkembang teknik membatik pada permukaan kayu.

Ragam hias pada kayu sering Sobat SMP jumpai pada pintu, jendela, bagian rumah tertentu, dan bagian tiang rumah.  Selain untuk keindahan rumah, ragam hias juga dapat memiliki fungsi simbolis, seperti penolak bala atau penghormatan kepada roh leluhur. Beberapa daerah di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi, dan Papua memiliki ciri khas sendiri dalam menciptakan ragam hias pada bahan kayu.

Sobat SMP Ragam hias pada kayu dapat diterapkan dalam bidang dua dan tiga dimensi. Pada bidang dua dimensi, ragam hias dapat dilakukan dengan menggambar atau melukis permukaan bidangnya. Penerapan ragam hias pada bidang dua dimensi bisa terlihat pada ukiran kayu pada sisi-sisi bangunan rumah adat. Penerapan ragam hias pada bahan kayu dibuat dengan cara mengukir dan penyelesaiannya menggunakan cat kayu.

Bagi Sobat SMP yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai ragam hias, Sobat SMP bisa mengunduh modul pada tautan berikut.

 

Baca Juga  Hari Pendidikan Nasional 2023: Merayakan Perjalanan Merdeka Belajar Selama Tiga Tahun

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Sumber: https://ditsmp.kemdikbud.go.id/senbud-semester-2-modul-2-menerapkan-ragam-hias-pada-bahan-kayu/

Scroll to Top