Puncak Perayaan Hari Gizi Nasional Ke-64 di Kawasan Monumen Nasional

Dalam rangka merayakan peringatan Hari Gizi Nasional yang ke-64, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan sebuah acara yang tak terlupakan. Acara ini dimulai dengan konsep Car Free Day (CFD), perjalanan diawali dengan long march dari Jalan Teluk Betung menuju Monumen Nasional pada Minggu (28/1). Acara tidak hanya merupakan perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya nutrisi, terutama melalui promosi MP-ASI kaya protein hewani sebagai langkah pencegahan stunting. 

Perayaan ini turut dihadiri Menteri Kesehatan, Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC, CLU., yang memberikan pesan kepada para Kader Puskesmas terpilih, bahwa setiap bulan bayi usia 6-8 bulan harus ditimbang berat badannya serta diukur tinggi badannya. Jika tidak ada kenaikan berat badan maupun tinggi badan, harus dirujuk ke dokter di puskesmas terdekat. “Kalau sudah ada masalah gizi, harus diberi makanan berprotein hewani, seperti telur, ikan, dan daging. Karena protein hewani mengandung protein dan mikronutrien yang dibutuhkan untuk menumbuhkan otaknya,” ujar Budi. 

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Maria Endang Sumiwi menambahkan bahwa untuk anak usia 6 bulan, MP-ASI saja tidak cukup. Diperlukan pemberian protein hewani untuk kebutuhan nutrisinya. Dikutip dari laman Sehat Negeriku Kemkes, “Kalau bisa dua jenis dan itu setiap kali makan. Kemenkes sudah mengeluarkan banyak pedoman, banyak resep dan tips-tips yang bisa diakses di ayo sehat.kemkes.go.id,” kata Dirjen Endang. 

Ratih Dewanti, Kader Puskesmas Duren Sawit menjelaskan bahwa protein hewani sangat penting untuk mencegah stunting. Dalam kesempatan itu, Ratih menunjukkan menu MP-ASI Bur-Kebur. “Bur-Kebur itu adalah bubur ikan kembung dan telur. Di dalam menu ini ada protein ikan kembung sekaligus telur, jadi protein yang didapatkan double,” jelas Ratih. 

Sama halnya dengan Kader Puskesmas Gambir, Nurul Rochmi yang mengkampanyekan menu MP-ASI untuk anak usia 6-8 bulan. Nurul menunjukkan menu “Bubur Monster”, yaitu Bubur Manado Nasi Teri dan Telur. “Kita kan sekarang ini sedang giatnya mencegah stunting, bagaimana caranya supaya anak-anak generasi mendatang terhindar dari stunting. Jadi protein hewani ini sangat penting untuk diberikan pada bayi dan balita,” ujar Nurul. 

Perayaan puncak yang dihadiri juga oleh kementerian, lembaga, organisasi profesi serta mitra-mitra lain yang mendukung penurunan angka stunting, bertujuan untuk meningkatkan informasi dan promosi kepada masyarakat mengenai pentingnya MP-ASI kaya protein hewani dalam percepatan penurunan stunting. Masyarakat yang hadir juga turut antusias mengikuti kegiatan promosi ini dengan mengunjungi booth/stand menu makanan MP-ASI Kader Puskesmas maupun makanan dan minuman sehat dan bergizi. 

 

Baca Juga  Mengenal Lima Sastrawan Perempuan Indonesia yang Telah Mendunia

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Sumber:
https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20240128/1944872/tiga-pesan-menteri-kesehatan-di-hari-gizi-nasional-ke-64/ 

Scroll to Top