Mengenal Matahari dalam Tata Surya

Setiap hari Sobat SMP tentu melihat matahari dan merasakan sinarnya. Namun, apakah Sobat SMP sudah tahu fakta-fakta lain seputar matahari dalam tata surya? Matahari merupakan pusat tata surya dimana anggota tata surya mengelilingi dan membentuk suatu keteraturan di dalamnya Anggota-anggota tata surya bergerak mengelilingi dalam masing-masing lintasan (orbit) yang teratur. Planet – planet mengelilingi matahari dengan orbit berbentuk elips.

Matahari adalah bintang yang berupa bola gas panas dan bercahaya. Tanpa energi intens dan panas matahari, tidak akan ada kehidupan di bumi. Jarak Matahari dari bumi sekitar 150 juta kilometer, yang disepakati sebagai 1 SA (Satuan Astronomi). Diameter Matahari sekitar 1.380.000 kilometer. Matahari merupakan bola gas yang mempunyai suhu pada pusatnya sekitar 15.000.000 oC dan suhu permukaan sekitar 6.000 oC. Matahari adalah bintang induk Tata Surya dan merupakan komponen utama sistem Tata Surya ini. Bintang ini berukuran 332.830 massa Bumi. Matahari memiliki 4 lapisan, yaitu:

1. Inti Matahari

Lapisan inti matahari memiliki suhu sekitar 1,5 x 107 oC yang cukup untuk mempertahankan fusi termonuklir yang berfungsi sebagai sumber energi Matahari. Energi dari inti akan diradiasikan ke lapisan luar Matahari dan kemudian sampai ke ruang angkasa. 

2. Fotosfer

Baca Juga  6 Tips Penting Menjadi Moderator dalam Diskusi

Fotosfer memiliki suhu sekitar 6.000 Kelvin, dengan ketebalan sekitar 300 km. Melalui fotosfer, sebagian besar radiasi Matahari ke luar dan terdeteksi sebagai sinar Matahari yang kita amati di Bumi. Di dalam fotosfer terdapat bintik Matahari, yaitu daerah dengan medan magnet yang kuat dan dingin serta lebih gelap dari wilayah sekitarnya. 

3. Kromosfer

Memiliki suhu sekitar 4.500 Kelvin dan ketebalannya 2.000 km. Kromosfer terlihat seperti gelang merah yang mengelilingi Bulan pada waktu terjadi gerhana Matahari total.

4. Korona

Merupakan lapisan terluar Matahari dengan suhu sekitar 1.000.000 Kelvin dan ketebalannya sekitar 700.000 km. Memiliki warna keabu-abuan yang dihasilkan dari ionisasi atom karena suhu yang sangat tinggi. Korona terlihat seperti mahkota dengan warna keabu-abuan yang mengelilingi Bulan pada waktu terjadi gerhana Matahari total.

Nah, itulah fakta-fakta menarik mengenai matahari dalam tata surya dan lapisan materi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Sobat SMP, ya. Informasi lain mengenai tata surya dan materi pembelajaran lain juga dapat dibaca melalui tautan berikut.

 

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Scroll to Top