Hari Laut Sedunia 2021: Kehidupan dan Sumber Penghidupannya

Dilihat 17,436 pengunjung

Hari Laut Sedunia diperingati setiap tanggal 8 Juni. Pada peringatan Hari Laut Sedunia tahun 2021, Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) lewat situs resminya unworldoceansday.org menggaungkan tema Life and Livelihood atau yang berarti Kehidupan dan Penghidupannya.

Hari Laut Sedunia pertama kali dirayakan pada tahun 1992 di Rio de Janeiro, Brasil, dalam konferensi PBB Environment and Development. Pada 2008, barulah PBB secara resmi menetapkan tanggal 8 Juni sebagai Hari Laut Sedunia.

Perayaan Hari Laut Sedunia pada intinya adalah momen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem laut agar generasi selanjutnya tetap bisa menikmati hasil laut dengan maksimal.

Pada peringatan Hari Laut Sedunia tahun 2021 ini, PBB mengangkat tema Kehidupan dan Penghidupannya. Tema ini membicarakan keajaiban laut dan bagaimana laut menjadi sumber kehidupan kita. Laut yang terjaga kearifannya tentu akan mendukung kehidupan setiap organisme di bumi, termasuk umat manusia.

Laut saat ini banyak tercemar oleh sampah dan juga limbah industri. Salah satu penyebab pencemaran air, termasuk laut adalah penggunaan deterjen yang tidak ramah lingkungan. Penggunaan deterjen yang berlebihan dan mengandung bahan berbahaya dapat merusak ekosistem air dan laut.

Apabila laut telah tercemar, ikan-ikan yang berada di ekosistem tersebut tidak akan bisa bertahan hidup. Jika pun bisa bertahan hidup, ikan yang tersisa tidak baik untuk dikonsumsi oleh makhluk hidup lainnya.

Limbah dari sisa deterjen dan pestisida (misalnya DDT) bisa merangsang pertumbuhan kanker (bersifat karsinogen), menyebabkan gangguan ginjal, dan gangguan kelahiran. DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) bersifat non-biodegradable yang artinya tidak dapat terurai secara alamiah.

Selain akibat penggunaan deterjen, laut seringkali tercemar oleh kebocoran tangki minyak atau ledakan sumur pengeboran minyak lepas pantai. Minyak yang tumpah juga bisa merusak ekosistem laut.

Lapisan minyak di permukaan air bisa menghalangi difusi oksigen ke air laut sehingga berakibat terjadinya penurunan kadar oksigen terlarut. Hal ini tentunya akan membahayakan kehidupan di laut.

Menjaga laut dapat dilakukan oleh kita, mulai dari rumah. Contohnya dengan menggunakan deterjen dan pestisida yang ramah lingkungan, menghindari penggunaan racun dan bahan peledak ketika menangkap ikan, mencegah kebocoran instalasi pengeboran minyak lepas pantai, melakukan gerakan penghijauan, dan juga tidak membuat sampah ke aliran sungai agar tidak bermuara di lautan.

Kalian juga bisa mempelajari cara mencegah pencemaran lingkungan lainnya di Modul Pembelajaran IPA SMP Terbuka terbitan Direktorat SMP yang bisa diunduh di situs resmi kami secara gratis.

Nah, jadi sekarang Sobat SMP sudah tahu kan seperti apa pentingnya menjaga laut dan ekosistemnya? Jangan tunggu sampai rusak, rawatlah sejak saat ini. Selamat Hari Laut Sedunia!

 

Baca Juga  Pemerintah Terbitkan Keputusan Bersama Penggunaan Pakaian Seragam dan Atribut bagi Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan pada Sekolah Negeri

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Referensi:

https://unworldoceansday.org/

Modul IPA SMP Terbuka terbitan Direktorat SMP tahun 2020

Scroll to Top