3 Kebudayaan Indonesia yang Masuk dalam Daftar UNESCO

Sebagai bangsa besar yang terdiri dari banyak suku bangsa, Indonesia memiliki ragam kebudayaan di setiap daerah. Tidak mengherankan jika beberapa kebudayaan Indonesia ditetapkan sebagai suatu warisan budaya yang dikukuhkan oleh United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Tak Benda. Nah, apa sajakah kebudayaan Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO? Yuk, simak daftar di bawah ini.

1. Gamelan 

Gamelan resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda dalam Sidang UNESCO sesi ke-16 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paris, Prancis pada 15 Desember 2021. gamelan mencerminkan tiga aspek penting yaitu material, musik, dan fungsi. Gamelan adalah orkestra perkusi Indonesia. Gamelan adalah seperangkat alat musik tradisional yang sebagian besar terbuat dari logam tempa tangan (perunggu, kuningan, dan besi). Gamelan digunakan untuk ritual dan upacara siklus hidup manusia, terapi kesehatan mental dan tujuan lain, misalnya, untuk memperbaiki karakter, mengembangkan keterampilan hidup, meningkatkan konsentrasi belajar, kepercayaan diri dan motivasi. 

2. Tari Saman 

Tari Saman merupakan bagian dari warisan budaya masyarakat Gayo provinsi Aceh di Sumatera. Anak laki-laki muda melakukan tarian Saman sambil duduk atau berlutut dalam barisan yang rapat. Masing-masing mengenakan kostum hitam yang disulam dengan motif Gayo warna-warni yang melambangkan alam dan nilai-nilai luhur. Gerakan dalam tari Saman melambangkan kehidupan sehari-hari masyarakat Gayo dan lingkungan alamnya. Saman dilakukan untuk merayakan hari besar nasional dan keagamaan, mempererat hubungan antar kelompok desa yang saling mengundang untuk tampil. Tari Saman ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pada tahun 2011.

3. Pertunjukan Wayang

Baca Juga  Dampak Kecanduan Pornografi Bagi Anak

Pertunjukan wayang terkenal karena  kerumitan boneka wayang dan gaya musiknya yang kompleks, bentuk cerita kuno ini berasal dari pulau Jawa di Indonesia. Selama sepuluh abad wayang berkembang di istana kerajaan Jawa dan Bali serta di daerah pedesaan. Terdapat dua jenis utama wayang, yaitu wayang kayu tiga dimensi (wayang klitik atau golèk) dan wayang kulit datar (wayang kulit) yang diproyeksikan di depan layar yang dinyalakan dari belakang. Kedua jenis ini dicirikan oleh kostum, fitur wajah dan bagian tubuh yang diartikulasikan. Cerita wayang meminjam karakter dari mitos asli, epos India dan pahlawan dari cerita Persia. Pertunjukan Wayang dimainkan oleh seorang Dalang. Wayang berhasil menjadi dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan pada 4 November 2008 (awalnya diproklamasikan pada tahun 2003)

Nah, itulah dia beberapa budaya Indonesia yang masuk dalam daftar warisan budaya tak benda dari UNESCO. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Sobat SMP, ya. Sebagai generasi muda, jangan lupa untuk terus mempelajari serta melestarikan kebudayaan asli Indonesia.

 

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Referensi: 

http://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?ichunesco

https://ich.unesco.org/en/lists?text=&country[]=00104&multinational=3&display1=inscriptionID#tabs

Scroll to Top