Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pelatihan Pancasila dan Bela Negara

Dilihat 5,691 pengunjung

 

Bela negara adalah bentuk kecintaan kepada negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pembelaan negara bukan semata-mata tugas dan tanggungjawab Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga segenap warga negara sesuai kemampuan dan profesinya.

Untuk menanamkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka kita sebagai warga negara Indonesia wajib menjaga keutuhan bangsa dan membela negara dari masalah apapun. Peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai generasi penerus bangsa harus ditanamkan rasa tanggungjawab dan rasa memiliki atau rasa cinta terhadap negara Indonesia sebagai salah satu program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)

“Kita harus bangga dengan ideologi bangsa kita yang sudah ditetapkan 1 juni 1945, kalian sebagai penerus cita-cita bangsa harus paham bahwa pancasila adalah dasar negara kita” tutur Direktur SMP, Drs. Mulyatsyah, M.M. dalam sambutannya yang termuat dalam media sosial Peserta Didik SMP.

Direktur SMP Berharap, dengan mengikuti kegiatan ini siswa memiliki nilai-nilai keagungan patriotisme. “kalian bisa membangun semangat religius, semangat peduli, disiplin, mandiri, kerja sama, jujur, rasa nasionalisme, demokratis dan bertanggungjawab” pesannya.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, penyelenggaraan Pelatihan Pancasila dan Bela Negara tahun ini diselenggarakan secara virtual. Mulyatsyah sangat mengapresiasi antusiasme siswa dan tenaga pendidik yang mengikuti acara ini.

Baca Juga  MPLS Corona: Tren Tatap Muka Virtual Era Telekomunikasi

Perlu diketahui, kegiatan ini dilaksanakan dalam empat angkatan yang masing-masing dilaksanakan selama dua hari. Angkatan I dan II telah berlangsung beberapa waktu lalu. Untuk Angkatan I dilaksanakan tanggal 25-26 Agustus 2020 dan Angkatan II dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus 2020. Angkatan III berlangsung pada tanggal 1-2 September 2020, sedangkan untuk Angkatan IV akan dilaksanakan tanggal 4-5 September 2020 mendatang.

Pelaksanaan pelatihan secara daring menerapkan model teoritik dan praktik. Untuk model teoritik (konsep) akan dilaksanakan secara searah dan dialogis, diselingi permainan edukatif, sehingga pembelajaran bersifat menyenangkan. Untuk praktik dilakukan melalui permainan, simulasi, dan tugas mandiri.

Materi yang diberikan sangat beragam mencakup: Pola Hidup Sehat dan Bahaya Merokok, Inspirasi (pengalaman menjadi pemimpin), Pancasila dalam pembentukan karakter Bela Negara, Radikalisme dan Terorisme, Pendidikan Karakter Suprarasional, Cyber crime dalam penggunaan internet, Best Experience dan Penggunaan Media Sosial untuk PJJE.

Mengingat angka penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, Direktur SMP juga mengingatkan agar peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan tetap beraktivitas dengan aman dengan menjaga jarak, menjaga kesehatan dan jika harus beraktivitas di luar rumah wajib menggunakan masker.

“Salam untuk kalian semua, tetap unggul dan berkarya saat belajar dari rumah.” tutup Direktur Sekolah Menengah Pertama Drs. Mulyatsyah M.M.

 

Penulis : Pengelola web Direktorat SMP

Scroll to Top