Bina Satuan Pendidikan Kerjasama, Direktorat SMP Gelar Kegiatan Fasilitasi

Dilihat 963 pengunjung

Dalam rangka pembinaan Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) Direktorat SMP melalui Bidang Tata Kelola menyelenggarakan kegiatan “Fasilitasi Pembinaan Satuan Pendidikan Kerjasama Tahun 2021” di kota Bogor, Jawa Barat. Berlangsung pada 26 – 28 April 2021, acara ini dihadiri oleh perwakilan SPK dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi para pengelola SPK terhadap berbagai kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan SPK antara lain dalam hal kebijakan dalam penyelenggaraan SPK, pembelajaran tatap muka, akreditasi SPK, kurikulum dan penilaian, dan karakter pelajar pancasila, serta memberikan pembinaan melalui contoh baik dalam pengelolaan SPK, pembelajaran 3 Mata pelajaran wajib, implementasi budaya Indonesia, dan implementasi pengimbasan kerjasama SPK dengan SMP di lingkungannya. 

Acara dibuka langsung oleh Direktur Sekolah Menengah Pertama, Drs. Mulyatsyah, M.M. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan tugas dan fungsi Direktorat SMP dimana salah satunya ialah bertanggung jawab melakukan pembinaan SPK. Mulyatsyah juga menyampaikan beberapa kebijakan umum seperti SKB 4 Menteri dan Asesmen Nasional.

“Jangan sampai antara SPK dengan Direktorat pada jenjangnya itu berjarak dan tidak mengenal satu sama lain. Kami berharap kebijakan-kebijakan umum di pemerintah pusat seperti SKB 4 Menteri, pelaksanaan Asesmen Nasional, dan juga NSPK, juga diketahui oleh SPK karena SPK juga nantinya harus melakukan itu,” ujar Mulyatsyah.

Hadir mewakili Sekretariat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Ir. Guritno Wahyu Wijanarko, ME, Sub Koordinator Kerjasama & Humas menjabarkan materi terkait pelaksanaan SPK, evaluasi  SPK sepanjang 2018 – 2020, sekaligus beberapa perubahan penting terkait perizinan SPK. Guritno menekankan pentingnya penerapan 3 (tiga) mata pelajaran wajib untuk peserta didik WNI.

“Berdasarkan Permendikbud No. 31 Tahun 2014 dijelaskan bahwa kurikulum yang diberlakukan bagi peserta didik WNI wajib memuat mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan  Pancasila  dan Kewarganegaraan, serta Bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan  peraturan  perundang-undangan,” ungkap Guritno.

Plt. Kepala PP PAUD dan Dikmas Provinsi Jawa Barat, Dr. Poppy Dewi Puspitawati, MA,  memberikan pemaparan mengenai strategi membentuk karakter pelajar Pancasila. Beliau mengimbau kepada para peserta untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kegiatan di sekolah sehingga karakter pelajar Pancasila dapat tertanam dalam diri peserta didik.

“Intinya ini adalah persatuan Indonesia. Jadi memang tidak ada tagihan khusus, tapi ini memang harus terintegrasi dalam setiap mata pelajaran, dalam setiap kegiatan, mau itu olahraga, kesenian, tanamkan lah nilai-nilai pancasila itu,” tutur Poppy.

Pemateri yang berasal dari dalam maupun luar lingkungan Direktorat SMP juga turut dihadirkan dalam kegiatan ini. Beberapa pemateri yang turut terlibat dalam acara ini antara lain Agus Fany Chandra Wijaya, M.Pd dari Asian Network on ESD Center, Dra. Ninik Purwaning Setyorini, M.A selaku Koordinator Bidang Penilaian Direktorat SMP, Tony Toharudin selaku Ketua BAN-S/M, Haifa Segeir dari Organisasi SPK SMP, serta Dina Sekar Vusparatih selaku perwakilan dari SPK SMP Jakarta Intercultural School.

Tidak hanya sekadar menyimak berbagai materi, para peserta kegiatan juga diminta untuk mengirimkan rencana tindak lanjut yang nantinya diharapkan dapat diimplementasikan di satuan pendidikan masing-masing. Para peserta berkomunikasi aktif dengan narasumber yang hadir, baik memberikan pertanyaan, kritik, maupun saran.

Chandra Kurniawan, Kepala Sekolah SMP Pelangi Kasih Jakarta Utara yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini, memberikan tanggapan positif terkait pelaksanaan acara fasilitasi pembinaan SPK.

“Acara ini merupakan acara yang baik, ya. Acara ini memungkinkan SPK untuk mengenal jajaran Direktorat maupun Kementerian sekaligus memberikan ruang bagi SPK untuk menyampaikan kesulitan, tantangan, dan harapan agar dapat membangun negeri bersama-sama,” tutur Chandra.

Wakil Kepala Sekolah SMP HighScope TB Simatupang, Nurida Hasaputri, menyampaikan pendapatnya terkait pelaksanaan kegiatan fasilitasi yang digelar oleh Direktorat SMP. “Acara hari ini berjalan lancar, sangat bermanfaat karena isinya memang terkait hal-hal yang harus diketahui SPK. Ada beberapa update terbaru yang penting diketahui, saya rasa bermanfaat untuk SPK,” kata Nurida.

Kegiatan ini menjadi forum komunikasi penting antara Direktorat SMP dan SPK di Indonesia untuk berdialog sekaligus saling bertukar informasi dan gagasan dalam hal tata kelola SPK sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola SPK dapat menerapkan contoh baik dari sisi pengelolaan, pengimbasan, maupun dalam implementasi 3 (tiga) mata pelajaran wajib.

 

Baca Juga  Asesmen Kompetensi Minimum Sebagai Bagian dari Asesmen Nasional 2021

Referensi: Liputan kegiatan Fasilitasi Pembinaan Satuan Pendidikan Kerjasama Tahun 2021 (26 – 28 April 2021)

Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP

Scroll to Top